Jatigede Jatidiri

As. wr. wb, sampurasun sadayana, salam sejahtera bagi kita semua,

Alhamdulillah #JatigedeJatidiri #JatigedeJatitujuh #JatigedeThe7thSign #JatigedeDzatiGede Tanda kebesaran Hyang Agung Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, Yang Maha Menentukan, dan Maha Menerangi Dunia, Jatigede telah membawa berkah dan Cahaya Illahi bagi kami, dari Jatigede lah kami mengenal Jatidiri, Jatidiri yang selama ini tenggelam dalam kehidupan dunia yang penuh dengan luka- likunya sehingga senantiasa kita lupa kemana kita akan kembali. Jatigede telah merubah diri kami, dari tadinya Lutung Kasarung, Monyet Yang Tersesat mengelana mengenal Jatidiri, akhirnya dari Jatigede kami bisa mentransformasikan diri kami menjadi Guru Minda, Mindah Rupa, Berganti Wujud menjadi Manusia yang memiliki Operating System (OS) #Adam01 seperti yang tertuang dalam Al Quran Al Baqarah 30. Apabila Jasad Manusia ini diibaratkan sebuah komputer maka ruh atau sukma adalah Operating Systemnya, ada begitu banyak OS yang bisa diinstall dalam jasad kita, bisa OS Merah atau Jin, bisa OS Putih atau Malaikat, bisa juga OS Binatang, dan OS Batara Kala atau Denawa Raksasa. Dari semua OS yang ada yang dipilih oleh Allah SWT adalah #OSAdam01 seperti yang tertulis dalam Al Hijr 26 – 29 tentang penciptaan Adam dari Lumpur Hitam yang diberi bentuk lalu Al Baqarah 30 tentang Khalifah Bumi atau Pemimpin Dunia.

clc_013

Kami merasakan sendiri bagaimana proses restorasi #OSAdam01 ini di Jatigede, dari semula kami merasa sangat sedih, marah, dan kecewa berat bahkan saking marahnya rasanya ingin menghancurkan dunia, dengan #ChiPakuCahayaIllahi akhirnya kami mendapatkan pencerahan untuk kembali ke jalan yang lurus, ihdina sirotol mustakim, jalan yang diberkahi dan dirahmati oleh Allah SWT, pada akhirnya kami Ikhlas dan saat ini barangkali kamilah yang paling merasa berbahagia dengan adanya Pembangunan Waduk Jatigede ini. Setelah Panah Cakra Buana dipentangkan terhadap diri kami sendiri, akhirnya kami bisa menaklukan raksasa yang ada dalam tubuh dan memahami bahwa Tuhan telah menjalankan segala ketetapannya dengan sangat dahsyat, indah sekali, dan luar biasa. Kami pada akhirnya sangat bersyukur kepada Tuhan atas semua proses yang terjadi dan sepenuhnya berserah diri kepada Tuhan atas apa yang telah terjadi dan yang akan terjadi kedepan. Jatigede telah menjadi bukti janji Tuhan tentang Kebesarannya dan dari sanalah kami menyadarinya bahwa saat ini Jatigede sedang dibersihkan sedang dikembalikan ke posisi awalnya sebagai sebuah Kabuyutan atau Tempat Uyut atau Tempat Nenek Moyang yaitu Tempat pertama kali Tuhan menurunkan #ChiPakuCahayaIllahi tempat Installasi #OSAdam01 kedalam tubuh manusia.

integrity-016

Saat ini begitu banyak masalah di dunia yang tidak dapat diselesaikan, dari mulai peperangan, penyakit, terorismeu, konflik agama, konflik kemanusiaan, dan lainnya. Bahkan PBB – United Nations pun saat ini belum mampu menyelesaikan permasalahan- permasalahan kritis di dunia. Secara Spiritual saat ini adalah #ZamanKala atau #ZamanBesi atau #ZamanEdan, begitu banyak masalah di dunia yang mencuat dari mulai bencana alam, peperangan, penyakit, dll, hal tersebut terjadi karena manusia saat ini Jasadnya belum terinstall #OSAdam01. Saat ini begitu banyak Virus dan Bugs yang ada dalam Komputer yang namanya manusia sehingga Kedamaian dan Kebaikan belum tercipta di dunia ini. Secara Spiritual yang dapat menyelamatkan Dunia dalam Al Quran dan Agama Keturunan Ibrahim adalah #OSAdam01 #LumpurHitam yang diberi bentuk dan diberi Roh Allah SWT/ Cahaya Illahi, dalam agama Hindu yang dilahirkan dari Lembah Sungai Shindu, konsep Juru Selamat ada pada sosok Kalki atau Avatar Wisnu ke-10, yang mengibarkan panji hitam, menunggangi kuda putih, dan membawa sebilah pedang. Dalam kepercayaan Agama Hindu aliran Waisnawa, Sosok Wisnu adalah manifestasi dari Brahman yang tidak suka disebut Brahman, Dua Dewa dalam susunan Tri Murti adalah bagian dari Wisnu atau diciptakan oleh Wisnu dari Tubuh Wisnu. Wisnu memiliki Simbol Warna Hitam yang menjadi Simbol Pelebur Aneka Warna, lalu Brahma memiliki Simbol Warna Merah, dan Siwa memiliki Simbol Warna Terang atau Putih.

jatigede_lebakcawene

Sang Juru Selamat selalu diharapkan dalam berbagai agama dan peradaban, banyak istilah penyebutannya, dalam Wangsit Siliwangi mengenal Budak Hideung, Budak Angon di Lebak Cawene, Imam Mahdie dalam Islam, The Messiah menurut Agama Kristen, dan Avatar Wisnu ke-10 atau Kalki dalam Agama Hindu. Tentu hal tersebut merupakan simbol adanya harapan masyarakat dunia akan kembalinya Rotasi Zaman dari Zaman Kala atau Zaman Edan kembali ke Zaman Emas atau Zaman Normal atau Zaman Satya yang penuh berkah dan kebaikan. Sesuai Janji Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa #JatigedeDzatiGede #JatigedeJatitujuh #JatigedeThe7thSign maka Jatigede adalah Tanda Kebesaran Tuhan dimana #ZamanKala atau #ZamanEdan akan segera berakhir dengan hadirnya #AvatarWisnu10 #ImamMahdie #BudakHideung #PanjiHitam #TajiMalela #CindeWulung #OSAdam01. Untuk menyambut hadirnya Sang Juru Selamat kami #SeuweuSiwiCipaku membentuk Bahtera Kebangkitan Nusantara yang harapannya dapat menjadi Wadah atau Sarana untuk pemersatu umat manusia dan wahana membangkitkan MaUng ~ Manusia Unggul Ksatria Nusantara yang akan menjadi juru selamat Ibu Pertiwi. Wadah atau Bahtera yang kami bentuk diberi nama #CipakuLearningCenter, seperti kita ketahui Al Quran menyampaikan tentang proses terpilihnya Adam menjadi Khalifah Bumi adalah karena Adam diberikan #AkalSehat dan #pengeTAHUan oleh Allah SWT untuk mengenali nama- nama benda, dan sejalan dengan Surat pertama yaitu IQRA / Baca yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW ketika beliau berproses dengan dibantu oleh Malaikat Jibril menginstall #OSAdam01 dalam tubuh Rosululloh SAW.

kalikiavatar10

Dengan membaca maka kita akan banyak mengeTAHUi dan dengan banyak Tahu kita akan menjadi lebih bijaksana dan lebih beradab. Peradaban dunia ini terjadi karena adanya Ilmu PengeTAHUan, oleh karenanya barangkali itulah tanda dari Allah SWT mengapa di Kota Sumedang disebut sebagai Kota TAHU dan ada begitu banyak Plang TAHU Sumedang berkibar diseluruh pelosok Kota Sumedang. Plang TAHU Sumedang saat ini tidak hanya beredar di Sumedang tapi juga di Bandung, Bogor, Jakarta, bahkan Pulau lain seperti Sumatera dan Kalimantan. Apakah itu merupakan suatu pertanda kebesaran Allah SWT untuk menjadikan Sumedang sebagai tempat Kebangkitan Dunia, instalasi #OSAdam01 akan dilakukan dari Sumedang? Kalau kita perhatikan saat ini pun perGURUan tinggi berkualitas dunia mulai bergeser ke arah Sumedang sebut saja ITB, UNPAD, IKOPIN, dan STPDN, bukankah sebenernya bisa sajah ITB dan UNPAD dibangun di Bandung? Namun mengapa Hyang Agung mengaturnya mendekati Kota Sumedang? Apakah hanya kebetulan atau memang Tuhan sudah merencanakan semuanya, seperti yang disampaikan dalam Al Quran bahwa semua yang terjadi di bumi dan langit semuanya sudah diatur oleh Allah SWT dan tertuang dalam buku Lauhul Mahfudz milyaran tahun kebelakang. Kalau kita memahami spiritual secara mendalam maka kita akan menyadari bahwa tidak ada kata kebetulan dalam Islam karena Allah SWT sudah mengaturnya dengan sangat indah dan bijaksana sesuai peruntukan dan ketetepannya, hanyalah kita manusia yang tidak mampu memahami hikmahnya dan juga tidak mampu membaca maksud dan rencana Allah SWT sehingga kadangkala kita sedih tidak mau menerimanya.

kampungkita_003

Saat ini pun Panji- panji Hitam berkibar dimana-mana, bahkan Ormas Islam pun seperti Hizbut Tahrir yang artinya Partai Pembebas mulai mengelu- elukan konsep Khalifah Dunia dengan Simbol Bendera Hitam, disisi lain Kabuyutan Kanekes Baduy Banten dan Kabuyutan- kabuyutan Sunda lainnya lebih dahulu mengibarkan panji- panji hitam yang tercermin dalam pakaiannya sehari- hari mereka menggunakan baju hitam-hitam, sedangkan untuk urusan keagamaan mereka memakai pakaian putih- putih. Panji Hitam ini pula diadopsi oleh Mang Emil, Ridwan Kamil Walikota Bandung mengusung Program Rebo Nyunda yang ternyata Ibarat Bom Atom meledak secara dahsyat menjadi sarana kebangkitan nilai- nilai kearifan lokal yang selama ini orang malu bahkan gengsi memakainya. Saat ini orang- orang dengan bangga menggunakan pakaian hitam- hitam dan ikat kepala Sunda di sekolah, mall, dan tempat- tempat lainnya. Bahkan di Kota Bogor Kujang sudah berjejer tegak disepanjang Jalan Pajajaran yang merupakan Jalan Utama Kota Bogor, Kujang berfungsi sebagai lampu penerang. Begitu juga saat ini nama Asep yang pertama kali dipakai oleh Pangeran Kornel yaitu Asep Djamu mulai heboh dibicarakan banyak orang setelah ramainya pemberitaan di media tentang Konferensi Asep Asep yang diselenggarakan orang- orang yang bermana Asep. Di Kabupaten Sumedang saat ini Mahkota Pajajaran pun telah dipasang besar-2 sebagai monumen di Jalan Gerbang Masuk Kota Sumedang. Semua hal yang diceritakan di atas menunjukan adanya kesadaran manusia untuk kembali ke asalnya yaitu nilai- nilai kearifan yang selama ini dilupakannya.

clc_015

#CipakuLearningCenter sebagai Bahtera Kebangkitan Nusantara diharapkan menjadi Wadah Katalisator untuk Menspeedup atau mempercepat proses kebangkitan kesadaran Nusantara melalui Instalasi #OSAdam01 di Jasad- jasad Manusia Indonesia sehingga dapat dibangkitkan kembali #KsatriaNusantara atau #ManusiaUnggul yang Tampan, Cantik, dan Gagah Perkasa memiliki Budi Pekerti yang luhur dan selalu ingat nilai- nilai yang luhur. #CipakuLearningCenter secara bertahap harapannya dapat dibangun di Lembah Sungai Chi Manuk, dimana tentu saja ketika kita mendengar Manuk atau Burung pasti kita akan ingat terhadap Wahananya Wisnu yaitu Garuda Wisnu Kencana, Burung Garuda yang menjadi Simbol Lambang Negara Kita dengan tulisan selendangnya “Bhinneka Tunggal Ika”, berbeda- beda tetapi tetap satu juga. Chi Manuk dapat di artikan Chi artinya Cahaya dan Manuk artinya Garuda, jadi Chi Manuk adalah Cahaya Garuda yang akan menjadi penerang Nusantara. Sesuai Uga Jatigede Chimanuk Marigi Deui, Dari Chimanuk akan dipersatukan kembali, sesuai wujud bendungan yang mempersatukan 7 muara sungai anak Cimanuk maka begitu juga dengan #CipakuLearningCenter yang memiliki Semangat atau Spirit #CahayaGarudaNusantara yang akan menjadi Wadah atau Bahtera Pemersatu Bangsa untuk membangkitkan #KsatriaNusantara #ManusiaUnggulNusantara yang aken menjadi Juru Selamat Ibu Pertiwi.

sangpencerah

Pun Sapun Ka Hyang Agung, #CipakuLearningCenter saat ini baru sekedar gagasan dan kami berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT, Tuhan Semesta Alam untuk menuntun kami ke jalan yang benar, jalan yang lurus, jalan yang diberkahi dan dirahmati oleh Allah SWT. Kami sangat welcome dan mengundang siapapun yang ingin berpartisipasi membangun Peradaban Baru yang penuh berkah dan kebaikan, tentunya yang memiliki visi dan frekuensi yang sama, yang punya semangat membangun Bangsa Bumi yang dilandasi semangat Bhinneka Tunggal Ika dan semangat memberi, dari kita, oleh kita, untuk semua umat manusia. Amiiiin yra. Terima kasih telah berkenan membaca tulisan kami dan mohon maaf apabila tidak berkenan, kebenaran semuanya datangnya dari Allah SWT dan kesalahan sepenuhnya dari kami. Wallohualam bishawab.

tritunggal

 

Advertisements