Dahsyat pisan ini pesan Illahiah menurut Mamang, ternyata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dibangun tahun 70an, ketika Presiden Suharto dan Bu Tin masih Lempeng, Ceto, Terang, masih awal kepemimpinan sehingga masih Idealis membangun Bangsa Indonesia, belum menghadapi ujian dari keluarga dan kroninya, maka sudah tepat Jabatan Presiden dibatasi maksimal 2 periode saja. TMII selesai tahun 1975 tepat 2 tahun sebelum kelahiran Titisan Sang Sabdapalon di Tahun 1978.

Berikut informasi Sejarah TMII, Gagasan pembangunan suatu miniatur yang memuat kelengkapan Indonesia dengan segala isinya ini dicetuskan oleh Ibu Negara, Siti Hartinah, yang lebih dikenal dengan sebutan Ibu Tien Soeharto. Gagasan ini tercetus pada suatu pertemuan di Jalan Cendana no. 8 Jakarta pada tanggal 13 Maret 1970. Melalui miniatur ini diharapkan dapat membangkitkan rasa bangga dan rasa cinta tanah air pada seluruh bangsa Indonesia.[2] Maka dimulailah suatu proyek yang disebut Proyek Miniatur Indonesia “Indonesia Indah”, yang dilaksanakan oleh Yayasan Harapan Kita.

TMII mulai dibangun tahun 1972 dan diresmikan pada tanggal 20 April 1975. Berbagai aspek kekayaan alam dan budaya Indonesia sampai pemanfaatan teknologi modern diperagakan di areal seluas 150 hektare. Aslinya topografi TMII agak berbukit, tetapi ini sesuai dengan keinginan perancangnya. Tim perancang memanfaatkan ketinggian tanah yang tidak rata ini untuk menciptakan bentang alam dan lansekap yang kaya, menggambarkan berbagai jenis lingkungan hidup di Indonesia.[2]

Sayangnya saat ini TMII sudah agak ngak terurus, semoga kedepan bisa dibangkitkan kembali. Sebaiknya diakuisisi Pemerintah entah itu di bawah Kementrian Kebudayaan atau Lembaga Pancasila yang baru dibentuk Zaman Jokowi. TMII harus dikelola secara professional sebagai “Wajah Miniatur Indonesia”. Konsep TMII ini bisa dibangun tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia, di kota-kota besar dunia, menjadi Wahana/ Bahtera Promosi Indonesia, menyajikan adat, budaya, tradisi Indonesia yang unik dan menarik sehingga mengundang kepenasaran orang- orang dari seluruh dunia datang ke Indonesia. Negara lain punya pusat2 Kebudayaan di Indonesia seperti @America, CCF, Erasmus Huis, Goethe, dll. Sekarang sudah waktunya Indonesia punya TMII yang dibangun di Perancis, di Belanda, di China, di Amerika, di Australia, di Arab Saudi, di Inggris, dll.

#PrungAh #CimanukMarigiDeui Cahaya Garuda Pancasila Mempersatukan Dunia.

Advertisements