IMG_20180223_094701

Rasa was-was, resah, gelisah, dan takut sengaja disebar oleh mereka yang ingin menurunkan Tingkat Kesadaran Bangsa Indonesia. Bisa terlihat di grafik Tingkat Kesadaran Dr. David Hawkins di atas, Ketakutan atau FEAR tingkat kesadarannya 120, masuk pada Zona Merah, Stuck In Negative Emotion. Ketika tingkat kesadaran di bawah 200 maka kita akan terjebak pada emosi negatif / zona merah sehingga tidak bahagia dan pada akhirnya produktifitas kita akan terganggu. Termasuk dalam Zona Merah selain takut juga diantaranya ibadiri, mengasihani diri sendiri, marah-marah, rasa bersalah, tidak percaya diri, dll. Rasa was-was dan ketakutan disebarkan oleh mereka yang ingin merusak Tatanan NKRI yang sedang semangat membangun Jatidiri-nya. Caranya dilakukan dengan menyebarkan hoax untuk menakut-nakuti dengan memunculkan isu kebangkitan PKI, mengirim teror pada ulama dan tokoh agama, dll. Yang harus dilakukan oleh kita selaku warga negara Indonesia yang baik adalah kembali ke kesadaran kita, selalu #Eling dan #Waspada, selalu cek n’ ricek informasi yang beredar dan tetap tenang, tidak panik, was was, dan resah. Seperti kita ketahui Was-was dan Takut adalah perbuatan setan/ iblis untuk mengganggu manusia. Yuk kita tingkatkan kesadaran kita, taklukan rasa takut, was-was, rasa sedih, iba diri, marah, dll. Ingat bahwa apabila kita berpegang pada #TaliAllah ada malaikat yang selalu menjaga kita dari berbagai penjuru, maka tidak perlu takut dan khawatir karena Allah SWT selalu menjaga dan melindungi kita. Berikut ini dawuhan Gusti Allah SWT untuk membangunkan kesadaran kita semua, semoga Cahayanya selalu menyinari hati kita semua agar selalu terang benderang:

Guruh (Ar-Ra`d):11 – Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

Binatang Ternak (Al-‘An`ām):59 – Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)”

Haji (Al-Ĥaj):78 – Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.

Cahaya (An-Nūr):35 – Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

#Cipaku #CahayaIllahi #CahayaPakuningAlam #JatidiriJatigede #TataSaliraTataBuana #DiriKitaDanTuhanYME

Salam Sadar,
Mang Asep kabayan
www.cipaku.org

 

Advertisements